Link pada Tab baru

follow me!!

Pages

Tampilkan postingan dengan label Seni Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni Unik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2014

Seni Batik, Seni Asli Indonesia

Seni batik di Indonesia usianya telah sangat tua, namun belum diketahui secara pasti kapan mulai berkembang di Indonesia, khususnya di Jawa. Banyak negara seperti India, Cina, Thailand, dan terakhir Malaysia, mengakui bahwa Seni Batik berasal dari sana. Namun demikian,dalam kenyataannya perkembangan batik yang menjadi sangat populer dan mendunia berasal dari Indonesia-Jawa. Hal ini dibuktikan dengan diadopsinya istilah batik ke dalam bahasa Inggris. Jejak penggunaan kain batik diketemukan pada patung dan relief di candi-candi.
Dalam perkembangan penggunaannya sejak masa kerajaan di Jawa, penggunaan batik menunjukan status kebangsawanan dan ritual yang sedang diselenggarakan. Misalnya untuk motif-motif tertentu seperti parangbarong, parang-rusak hanya boleh dikenakan oleh raja, kemudian ketika ada ritual perkawinan, sang pengantin dianjurkan menggunakan motif truntum, atau sidomukti yang memiliki makna harapan positif bagi sang pengantin. Namun, saat ini aturan tradisi tersebut sudah kurang ditaati oleh kebanyakan masyarakat.


Pengertian Seni Batik
Pengertian Seni Batik secara umum adalah pembentukan gambar pada kain dengan menggunakan teknik tutup celup dengan menggunakan lilin atau malam sebagai perintang dan zat pewarna pada kain. (Warsito, 2008: 12). Penelusuran arti kata Batik dalam istilah Jawa berasal dari kata rambataning titik atau rangkaian dari titik-titik.(Honggopuro, 2002: 62). Sedangkan menurut Yahya, 1971:2 Seni Batik adalah karya yang dipaparkan di atas bidang datar (kain atau sutra) dengan dilukis atau ditulis, dikuas atau ditumpahkan atau dengan menggunakan canting atau cap dengan menggunakan malam untuk menutup agar tetap seperti warna aslinya.

Seni Batik merupakan karya warisan budaya bangsa Indonesia yang telah mengalami perkembangan seiring dengan perjalanan waktu. Perkembangan yang terjadi telah membuktikan bahwa seni kerajinan batik sangat dinamis dan dapat menyesuaikan dirinya baik dalam dimensi bentuk, ruang, dan waktu.

Seni Batik merupakan unsur local genius yang menjadi ciri masyarakat Jawa. Seorang sarjana Belanda, J.L.A. Brandes (1889) telah menyatakan bahwa ada 10 butir kekayaan budaya yang telah dimiliki bangsa Indonesia (Jawa) sebelum tersentuh oleh budaya India yang salah satu diantaranya adalah Seni Batik. Perkembangan batik tersebut seperti terlihat dan dibuktikan pada patung-patung dewa di candi-candi dan seolah-olah sudah memakai kain batik.


Sejarah Seni Batik
Timbul Haryono menjelaskan bahwa di Indonesia daerah yang mengenal batik pertama kali adalah Priyangan, yang disebut dengan istilah simbut. Kain simbut dibuat dengan mori hasil pintalan dan tenunan sendiri, tidak menggunakan malam sebagai perintang warna tetapi menggunakan kanji (jenang) beras ketan.

Awalnya seni kerajinan batik merupakan kebudayaan yang terbatas dalam kraton saja (budaya ageng) dan hasilnya berupa kain untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Ragam corak dan warna juga terbatas, beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu dinamakan batik tradisional. Batik tradisonal dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.

Sekitar abad ke-12 orang Indonesia telah bisa membuat campuran pewarna untuk menghasilkan batik Bangun tulak (hitam putih). Sekitar abad ke-15 seni kerajinan batik menuju ke arah keindahan setelah mendapat pengaruh dari India, Cina, dan Arab seiring dengan berkembangnya kebudayaan Islam yang masuk ke nusantara.

Setelah runtuhnya Majapahit, penyebaran dan pengembangan seni kerajinan batik kemudian banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram. Pada masa pemerintahan Sultan Agung, seni kerajinan batik banyak dilakukan para wanita di lingkungan kraton. Pada waktu itu mulai ditemukan pewarna merah dan kuning serta perpaduan warna gula kelapa. Perkembangan Seni Batik mulai pesat setelah ditemukannya warna-warna seperti: soga (coklat), kuning (kunyit) pada sekitar abad ke-17.


Motif Batik
Motif Seni Batik jumlahnya tak terhitung banyaknya, motif-motif batik memiliki ciri khas yaitu hasil dari stilasi dan abstraksi, disusun secara acak dan mengikuti prinsip pengulangan, selang-seling dengan arah diagonal, vertikal, ataupun horizontal. Dilihat dari gaya dan corak motif batik dapat dibedakan menjadi dua, yakni motif batik pedalaman dan pesisir Batik pedalaman diwakili oleh Surakarta dan Yogyakarta cenderung warnanya berat dan gelap terdiri dari hitam, biru, putih, dan coklat. Bentuk motifnya merupakan abstraksi dan stilasi alam lingkungan seperti motif parang, garuda, hujan, kawung dan sebagainya. Sedangkan batik pesisir warnanya cerah, ringan dan bebas. Bentuk motifnya banyak berupa stilasi dari alam seperti gunung, awan, burung, tumbuh-tumbuhan, naga, kaligrafi Arab. Hal ini diduga banyak mendapat pengaruh dari seni rupa Cina karena kontak perdagangan terutama di daerah Pekalongan.


Seni Batik Motif Kawung
Motif Kawung 01

Seni Batik Motif Kawung
Motif Kawung 02
Di Kraton Yogyakarta, seni kerajinan batik berhubungan erat dengan adat-istiadat dan upacara-upacara keagamaan. Pemakaian busana batik termasuk dalam salah satu tata tertib masa feodalisme kerajaan, corak pemakaian motif batik setiap kelas sosial mempunyai perbedaan menurut strata sosial dan kebangsawanannya dalam kraton. Jenis-jenis motif tersebut misalnya: Parang rusak, Semen gedhe, Kawung, dan Udan riris. Batik jenis-jenis ini biasa dipakai oleh para bangsawan dan abdi dalem dalam upacara garebeg, pasowanan, dan menerima tamu agung.
Seni Batik Motif Sidaluhur
Motif Sidaluhur

Seni Batik Motif Parang
Motif Parang

Di Kraton Surakarta juga terkenal dengan corak dan motif-motif batik berhubungan erat dengan adat-istiadat, upacara-upacara keagamaan, strata sosial dan kebangsawanannya. Pada masa pemerintahan Paku Buwana IV memberlakukan busana atau ageman yang membedakan antara busana untuk sentono dalem dan abdi dalem. Untuk membedakan status sosial mereka adalah motif batik yang dipakai. Motif tersebut diantaranya adalah: Parang rusak, Sawat, Cemukiran, dan Udan liris. Motif-motif batik tersebut sering disebut motif larangan dan penggunaannya disesuaikan menurut urutan dan pengelompokan keningratan.
Seni Batik Motif Truntum
Motif Truntum

Seni Batik Motif Mega Mendung
Motif Awan atau Mega Mendung


Teknik Pembuatan Seni Batik
Teknik membatik telah mengalami perkembangan tanpa meninggalkan teknik lama yang telah diwariskan secara turun-temurun. Teknik pembuatan Seni Batik yang kita kenal di Nusantara, antara lain sebagai berikut.
  1. Seni Batik Tulis, yaitu batik yang dibuat dengan teknik menggambar motif di atas kain menggunakan canting. Canting adalah alat khusus untuk menggambar motif batik di atas kain yang berisi cairan lilin atau malam panas untuk menutup bagian - bagian tertentu sesuai dengan pola yang dibuat. Batik tulis memiliki keunggulan nilai seni dibandingkan dengan batik yang lain.
  2. Seni Batik cap, yaitu batik yang dibuat dengan menggunakan teknik cap (stempel), biasanya dibuat dari tembaga dan dibubuhi malam (cairan lilin panas).
  3. Batik sablon, yaitu batik yang dibuat dengan menggunakan klise (hand printing). Motif batik yang sudah dibuat kemudian dibuat klise lalu dicetak.
  4. Batik printing, yaitu batik yang dibuat dengan teknik printing atau menggunakan alat mesin. Teknik pembuatannya mirip dengan batik sablon.
  5. Batik lukis, yaitu batik yang dibuat dengan teknik melukiskan langsung di atas kain, sama halnya sebagaimana karya seni lukis menggunakan kuas. Alat yang digunakan dan motif yang dibuat pun lebih bebas.

Senin, 24 Maret 2014

4 Karya Seni Unik dari Bahan Makanan

Dengan ke kreativan yang sangat unik bahan makanan pun bisa juga dijadikan karya seni seperti sepeda, bola, kamera dan sebagainya. Bahan makanan seperti buah buahan jeruk, pisang, cabe rawit dan yang lainya sangat mudah didapat.

1. Bola dari kwaci
Kredit gambar: www.postlicious.com

2. Motor dari Jeruk dan Cabe Rawit
Kredit gambar: www.postlicious.com

3. Patung Raja dan Kuda dri Pisang
Kredit gambar: www.warnetjago.info

4. Kamera dari Mentimun dan Tomat
Kredit gambar: www.postlicious.com


Karya Seni Bayangan dari Sampah

Pasti seniman yang menciptakan karya seni bayangan dari sampah ini memiliki jiwa seni yang tinggi. Kreatif .. bayangkan saja sampah yang kita kenal sebagai barang yang tidak berguna, oleh sang seniman bisa di jadikan sebuah karya nan indah. Tapi yang menarik disini justru bukan pada obyek sampahnya, melainkan ada pada bayangan yang dihasilkan dari tumpukan sampah ini.










Sabtu, 22 Maret 2014

Karya Seni Unik dengan Bulan yang tidak Biasa

Siapa yang tidak suka memandangi keindahan bulan? Bentuknya yang bulat sempurna dan memancarkan cahaya kekuning-kuningan membuat semua orang terkagum akan mahakarya sang Pencipta.

Bulan ternyata bisa juga menjadi salah satu bagian dari karya seni loh guys! Setidaknya inilah yang dilakukan oleh Laurent Laveder, seorang fotografer dan astronom amatir asal Perancis. Kecintaannya terhadap astronomi tidak hanya sekedar mengamati benda-benda luar angkasa saja, namun juga diabadikan ke dalam momen-momen yang unik.

Ia kemudian menciptakan sebuah karya seni dengan judul Seri Bermain dengan Bulan (Moon Games). Berbagai macam bentuk kegiatan dapat dipadukan dengan keindahan bulan seperti, suasana tenang saat membaca buku, keceriaan anak-anak hingga menjadi objek sebuah lukisan.

Untuk mengambil setiap momen ini, Laurent mengatakan bahwa ia harus selalu mempersiapkan setiap project dengan sempurna. Momentum mengambil gambar bulan haruslah sempurna karena, dalam hitungan detik Bulan akan terus meninggi di angkasa.

Penasaran dengan karyanya? Check this out!


 

 

 


Pensil vs Kamera?

dunia kerja, digital, pensil, kamera, ban heine
Pasti Anda terkagum-kagum saat melihat gambar karya seni unik di atas. Karya tersebut adalah  karya seni Pensil vs Kamera, hasi karya seorang seniman berbakat bernama Ben Heine.  Ben merupakan seniman visual yang berasal dari negara Belgia, lahir pada 12 Juni 1983 di sebuah kota yang dahulu adalah ibu kota Pantai Gading bernama Abidjan.
Ben yang memang memiliki hobi menggambar dan memotret ini sudah menunjukkan minatnya pada dunia seni sejak berusia 10 tahun. Karya seni yang diberi nama Pensil vs Kamera ini merupakan hasil proses eksplorasi grafis dan perkembangan cara pandang Ben yang memakan waktu cukup lama.
Ide awal karya seni Pensil vs Kamera menurut Ben datang secara kebetulan, saat ia dalam proses menulis surat di rumah keluarga Ben di kota Braives, Belgia. Selesai menulis surat, ia membaca ulang isi surat tersebut sebelum memasukkannya ke dalam amplop. Di saat itulah, ia melihat transparasi TV di balik kertas surat yang ia baca.
Ben pun menyadari bahwa hal tersebut bisa menjadi sebuah karya seni yang mengagumkan jika ia berhasil menyatukan kenyataan dan imaginasi, atau fotografi dan sebuah gambar. Ia kemudian keluar rumah dan memulai proses menggambar karya seni Pensil vs Kamera pertama. Dalam karya pertama yang bisa kita lihat di bawah ini tersebut terlihat 2 buah kursi dan sebuah meja berukuran kecil.
dunia kerja, digital, pensil, kamera, ban heine
- See more at: http://www.duniaprofesional.com/dunia-kerja/pensil-vs-kamera-karya-seni-unik-dari-seorang-ben-heine/#sthash.BlPLIZLo.dpuf

Karya Senik Unik dari Buku Telepon

Banyak karya seni yang diciptakan dengan hanya menggunakan material yang sangat simpel. Beberapa diantaranya bahkan tidak pernah terpikirkan sebelumnya, seperti halnya yang dilakukan oleh Calos Zuniga.

Dengan hanya bermodalkan spidol dan buku telepon, pria asal Chile ini mampu menciptakan lukisan foto yang memiliki nilai artistik tinggi.



Tehnik yang digunakan Zuniga terinspirasi dari tehnik yang dibuat Ludovico dalam film "A Clockwork Orange" tahun 1971. Dalam membuat karyanya, ia hanya menandai nama-nama yang ada di halaman buku telepon.

Pada awalnya Zuniga melakukan percobaan dengan menggarisi buku karya Charles Darwin, The Origin of Species. Selama proses itu, Zuniga mencoba mencari cara untuk merepresentasikan idenya ke dalam sebuah gambar.


Meski kelihatannya terkesan mudah, namun proses untuk mampu menciptakan hasil karya itu dikatakan Zuniga sangat sulit. Setidaknya membutuhkan waktu hingga 10 tahun sebelum akhirnya Zuniga menemukan media lain yang dapat menuangkan idenya ke dalam gambar, yakni buku telepon.

Salah satu karyanya yang dianggap paling favorit berjudul "Imperial Poem". Di sini Zuniga menggunakan tinta China untuk menggarisi berbagai nama di buku telepon dan menghasilkan gambar kepulauan Falkland dengan detil yang cukup sempurna.



"Hasilnya berbentuk gambar monokrom yang dari jarak tertentu dan juga akibat efek pandangan, menunjukkan gambar kepulauan Falklands," katanya seperti yang dilansir Oddity Central. "Bagi saya memamerkan karya ini membuat saya bertanggung jawab dengan seluruh gambar dan isi yang saya buat,".

Selain karya tersebut, masih banyak lagi karya lainnya yang telah dibuat oleh Zuniga, termasuk di dalamnya potret wajah, potret penerbang hingga potret kapal terbang.

 



10 Karya Seni Tubuh nan Unik



Tahukah kamu bahwa tubuh dapat menjadi kanvas untuk karya seni yang mengagumkan, hasil kreativitas yang tanpa batas. Seniman bernama Johannes Stötter yang membuat karya seni tubuh ini berpikiran out of the box guna menghasilkan karya tidak terduga yang hasilnya amat menakjubkan. Beberapa diantaranya manusia yang sedang berkebun, kepala manusia berbentuk semangka, kamuflase oriental, dan tanah yang retak. Karya-karya tersebut begitu indah dan memiliki sentuhan seni yang amat tinggi. Yuk delik 10 seni tubuh karya seniman yang begitu unik dan menakjubkan tersebut.

1. Sedang Berkebun di Gurun Body painting by Johannes Stötter
Karya seni Johannes Stötter yang ada tidak hanya dilakukan di indoor. Saat di luar ruangan, perpaduan warna yang sempurna menyatu dalam diri gadis kecil ini. Saat berkebun, gadis tersebut menyatu dengan tanah dan langit di gurun pasir. 

2. Kepala Berbentuk Semangka 
Johannes Stötter mendalami keahliannya di University of Innsbruck di Austria. Karena kemampuan artistiknya yang sudah begitu tinggi, ia mampu menampilkan kepala manusia tersebut hingga benar-benar mirip dengan semangka.
  
3. Kamuflase Oriental
Pattern oriental adalah karya yang cukup rumit. Namun tantangan tersebut bukan alasan untuk menyatakan motif tersebut tidak bisa dipadukan dengan tubuh manusia. Lihat saja hasil yang cukup detail di atas. 

4. Tanah Yang Retak 
Selain buah-buahan, Johannes Stötter juga suka bermain-main dengan alam. Kali ini karyanya berupa retakan-retakan di tanah hingga menimbulkan efek yang fantastis. Manusia yang dijadikannya model menyatu dengan bumi. 

5. Manusia Kayu 
Perpaduan yang sempurna. Kamuflase manusia kayu yang menipu mata. Tentu diperlukan ketelatenan untuk membuat karya sedetail dan seindah yang dilakukan Johannes Stötter. 

6. Sosok Wanita Nanas 
Karya seniman Italia ini begitu total. Nanas dari kepala manusia tersebut begitu sulit dibedakan dengan nanas-nanas di sampingnya. Apalagi dengan daun berduri yang ada di atas kepala itu. 

7. Manusia Biola 
Dari kejauhan tidak akan tampak sosok pria yang menjadi satu dengan biola tersebut. Tidak akan mudah untuk mengambil gambar tubuh manusia yang menyatu dengan benda mati. Namun foto tersebut berhasil dibuat oleh seniman hebat ini. 

8. Berbaur Dengan Kelopak Bunga 
Seakan kurang, seniman bernama Johannes Stötter ini juga membuat karya yang sangat indah dengan kelopak bunga dan lukisan kelopak di tubuh. Tema musim semi memang suatu yang cantik untuk diapresiasi lewat seni tubuh menakjubkan ini. 

9. Tertimbun Dedaunan Yang Gugur 
Karya seni yang ini juga tidak kalah unik. Seniman yang membuatnya mampu membuat sosok wanita tersebut menyatu dengan dedaunan musim gugur di sekitarnya. Johannes Stötter pun memang dijuluki sebagai pemenang Bodypainting World Champion 2012. 

10. Manusia Kodok 
Kali ini pelukis Johannes Stötter masih menggunakan manusia sebagai kanvas. Setiap bagian yang melengkapi karyanya ini mencerminkan kesatuan antara manusia dan alam. Dan jangan menghitung waktu: Untuk setiap proyek dapat memakan waktu hingga lima bulan dari perencanaan yang matang. Pencitraan dalam kodok melibatkan lima model, yang sekilas hampir tidak terlihat. Namun jika beruntung, maka kamu akan melihat sosok manusia disana.

Melukis dengan Sapu

Seniman Jepang bernama Riusuke Fukahori yaitu pelukis 3D tekenal dengan karya yang dibuatnya dengan bahan resin dan kuas menggunakan sapu. 


Pelukis dengan sapu tersebut memperlihatkan skill melukis yang ia miliki dengan melukis ikan mas 3D berukuran besar menggunakan sapu di sebuah pameran lukisan di London.



Karya Seni Unik, Membuat Air Lir Menetes

Siapa bilang karya seni membutuhkan peralatan yang mahal dan tempat yang besar? Dengan berbekal sebuah piring berbentuk segi empat dan bahan-bahan makanan, seorang seniman Malaysia berhasil membuat karya seni mini yang bisa bikin Anda meneteskan air liur.
Hong Yi, seorang seniman berusia 26 tahun menggunakan berbagai macam bahan makanan seperti mentimun, buah tomat mini, saus kecap, sayuran, es krim, atau daging. Salah satu hasil karyanya bahkan dibuat dari sebutir telur beserta kulitnya.
Hingga saat ini Yi telah membuat 19 bentuk karya seni yang dimasukkannya dalam seri Creative With Food. Sejauh ini Yi berpendapat bahwa yang tersulit adalah membuat karya menggunakan biskuit Oreo. Pada karya tersebut, Yi harus mengukir empat bentuk anjing menggunakan bagian krim biskuit tersebut.
Yi juga menjelaskan bahwa membuat seri My creativity With Food ini telah memaksanya mengeluarkan kreativitas terbaiknya.
"Karya ini mengajarkanku untuk bertahan dan berusaha menghasilkan karya seni dalam tempat yang sempit. Sebelumnya aku bekerja membuat karya seni besar seperti 1 x 2 atau 3 x 4 meter. Aku harus belajar mengiris, menggoreng, memotong, atau bahkan merebus. Hal yang tak pernah kulakukan dalam karya seni sebelumnya" ungkap Yi, seperti dilansir oleh Daily Mail (21/03).
Salah satu karya seninya juga menunjukkan simpatinya pada daerah Sabah yang saat ini tengah mengalami konflik. Dia membuat peta Sabah dan berharap karya seni ini bisa menarik simpati masyarakat. Ingin melihat karya seni unik milik Hong Yi? Ini dia beberapa hasil karya seninya.
hong yi 1Karya ini dibuat Hong Yi sebagai kampanye "Pray for Sabah", tempat kelahirannya
hong yi 2
Burung hantu dari bawang merah. Mata Hong Yi berair saat membuatnya
hong yi 3
Hong Yi bahkan membuat replika lukisan "Scream" menggunakan makanan
hong yi 4
Induk dan anak ayam dari kulit telur
hong yi 5
Induk dan anak beruang yang dipisahkan es meleleh = simbol global warming?
hong yi 6
Kisah dongeng dalam buah naga
hong yi 7
Karya seni romantis yang dibuat dari buah tomat mini, saus wijen dan rumput laut

Amezaiku, Seni Permen Unik dari Jepang

Amezaiku
Apa sih amezaiku itu? Amezaiku adalah seni tradisional pembuatan permen ke berbagai macam bentuk hewan dan karakter lainnya yang berasal dari Jepang.
Seni yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu ini sebenarnya sekarang sudah mulai langka bahkan di Jepang, negara asalnya sendiri. Mungkin hanya ada segelintir orang yang masih mempraktekkan seni ini.
Beberapa praktisi amezaiku yang masih ada sampai saat ini antara lain adalah Masaji Terasawa dan Takahiro Mizuki, dan Mizuki.
Cara pembuatan seni permen (candy art) oleh amezaiku memiliki beberapa tahapan. Pertama, sirup pati ketan direbus sampai menjadi lentur dan berwarna transparan. Kemudian, bahan ini dibagi menjadi beberapa bagian kecil dan ditarik dan diremas sang seniman. Kontak dengan udara selama proses ini menghasilkan warna putih.
Seniman AmezaikuSeniman amezaiku dengan menggunakan berbagai peralatan, seperti gunting kecil, pinset, dan ujung sumpit, selanjutnya harus membentuk karakter, hewan, ataupun bentuk lainnya dengan cepat. Hal ini dikarekan media yang digunakan, yaitu permen, memiliki sifat yang cepat mengeras, sehingga mereka hanya memiliki waktu 3-5 menit untuk menghasilkan bentuk permen yang diinginkan.
Seniman mencubit, menarik atau membengkokkan permen untuk menciptakan bentuk hewan, baik itu burung, kuda atau naga. Selanjutnya, dia juga akan mencat permen yang telah mereka bentuk dengan pewarna makanan sebagai dekorasi untuk membuat permen menjadi lebih menarik. Beberapa seniman amezaiku juga terkadang melakukan trik sulap dan menceritakan kisah-kisah selagi membuat amezaiku.

Suiseki, Seni Batu Unik dari Jepang

Bagi masyarakat umum, suiseki mungkin masih terdengar aneh di telinga masyarakat Indonesia. Bagi masyarakat Semenanjung Korea, Jepang, dan Taiwan, seni batu ini hadir dengan berbagai nama.



Di Korea, suiseki disebut Su-Seok, yang artinya ‘batu berumur tua’. Di China, batu-batu ini akrab dipanggil shangshe,yang artinya ‘batu-batu indah’. Di Jepang sendiri disebut suiseki, yang artinya ‘batu air’. Meski mempunyai banyak panggilan, pengertiannya tetap sama, yakni batuan bernilai seni tinggi yang tercipta secara alamiah akibat proses alam yang berhubungan dengan air. Selintas batuan suiseki terlihat biasa saja. Namun, jika diperhatikan secara seksama, batuan itu bisa berbentuk menyerupai sesuatu, seperti bentuk binatang, atau bentuk alam seperti gunung, tebing, dan sejenisnya.



Seni ini muncul kira-kira 1.500 tahun lalu, sekitar tahun 618 sampai 907. Waktu itu, masanya kerajaan Dinasti Tan dan Sung. Di negeri Tiongkok itu, suiseki lahir dengan sebutan Shang-Sek atau Yah-Sek. Artinya, batu yang dapat dinikmati keindahannya dalam jenis dan arti yang lebih luas. Nama suiseki berasal dari akar kata Sui-Sek dalam bahasa Cina, yang berarti batu air.



Konon, sekitar 3.000 tahun yang lalu alkisah ada seorang rakyat biasa negeri Song menemukan sepotong batu. Karena percaya itu sangat bernilai maka batu tersebut disimpan baik-baik. Tamu-tamu yang berkunjung mengamati batu tersebut dan mulai menyenanginya. Pada awal Dinasti Shang (20 abad S.M) kegemaran terhadap seni batu mulai memasyarakat dan populer.


Nah, karena batu-batu tersebut sangat bernilai, maka sebenarnya sangat layak untuk dijadikan satu peluang usaha. Kuncinya adalah memahami seni suiseki dan punya jiwa petualang. Untuk mendapatkan jenis batu suiseki, tidaklah sulit. Bagi penggemar suiseki, Indonesia justru adalah surganya. Iklim tropis dan kondisi alam yang memungkinkan batu-batu indah ini mudah ditemukan. Jadi, jangan heran kalau suiseki di Indonesia tidak kalah menarik dibanding suiseki dari Korea, Jepang, atau Taiwan. Namun mencari batu-batu yang memiliki bentuk seni tinggi butuh suatu ketelatenan dan jiwa petualang yang tinggi. Biasanya batuan seperti itu banyak ditemukan di alam terbuka dan daerah-daerah yang dekat dengan aliran sungai.